Prabumulih, (Kemenag Sumsel) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Prabumulih menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi keuangan syariah di kalangan generasi muda. Hal ini dibuktikan dengan penugasan tiga guru terpilih untuk mengikuti Sosialisasi Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional dalam rangka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026.
Kepala MAN 1 Kota Prabumulih, Nely Septiana, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan madrasah siap bersaing di kancah nasional.
Tiga guru yang menjadi ujung tombak dalam sosialisasi ini adalah: Syarifah Irmayani, Maryana, dan Marta Ali Alaziz.
Pemilihan delegasi ini bukan tanpa alasan. Mereka dinilai memiliki kapabilitas untuk membimbing siswa-siswi MAN 1 Prabumulih agar tidak hanya sekadar ikut serta, tetapi mampu memberikan dampak nyata dan meraih prestasi di bidang ekonomi syariah.
Kegiatan sosialisasi yang digelar secara daring pada Jumat, 24 April 2026 melalui Zoom Meeting ini menjadi gerbang awal bagi pengembangan kurikulum ekstrakurikuler yang lebih relevan dengan tren ekonomi global saat ini.
“Penugasan ini merupakan bentuk realisasi dari arahan Kanwil Kemenag Sumsel untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan agama dan ekonomi secara terintegrasi,” bunyi poin dalam surat tugas yang ditandatangani di Prabumulih tersebut.
Dengan keikutsertaan ini, masyarakat Prabumulih patut berbangga karena MAN 1 Kota Prabumulih terus berinovasi untuk mencetak lulusan yang melek finansial dan berlandaskan nilai-nilai syariah, sekaligus mengharumkan nama kota di tingkat Sumatera dan Nasional.