Prabumulih, (Kemenag Sumsel) – Suasana khidmat dan tertib menyelimuti lapangan utama MAN 1 Kota Prabumulih pada Senin pagi (27/7). Seluruh murid, dewan guru, tenaga kependidikan, hingga staf tata usaha berkumpul bersama melaksanakan upacara bendera rutin yang dimulai tepat pukul 07.00 WIB.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an—sebuah tradisi yang terus dirawat untuk menguatkan nilai-nilai keagamaan di lingkungan madrasah. Suasana makin syahdu saat petugas upacara dari unsur murid menjalankan tugas pengibaran Bendera Merah Putih dengan cekatan dan penuh tanggung jawab. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, amanat pembina upacara, dan ditutup dengan doa bersama.
Bertindak sebagai pembina upacara, Ibu Meilisa Kelisni, memberikan pesan mendalam mengenai pentingnya menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian terhadap lingkungan madrasah. Beliau mengajak seluruh murid untuk aktif menjaga kebersihan kelas, membuang sampah pada tempatnya, serta merawat fasilitas sekolah agar suasana belajar tetap bersih, nyaman, dan asri.
Tak hanya soal kebersihan, Ibu Meilisa juga menekankan pentingnya kedisiplinan berbusana dan berpenampilan. Beliau mengimbau seluruh murid, khususnya murid perempuan, untuk mematuhi tata tertib madrasah dengan tidak menggunakan make up saat sekolah. Imbauan ini menjadi bagian dari edukasi karakter agar para siswa terbiasa berpenampilan bersahaja, rapi, dan fokus pada proses belajar.
Upacara bendera mingguan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan sarana krusial dalam menempa karakter, rasa cinta tanah air, kedisiplinan, serta kepedulian sosial peserta didik.
Setelah pembacaan doa penutup, seluruh siswa kembali ke kelas masing-masing untuk memulai kegiatan belajar-mengajar dengan penuh semangat. Rangkaian upacara berjalan aman dan lancar, menegaskan komitmen MAN 1 Kota Prabumulih dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, berprestasi, dan berwawasan lingkungan.
(Rere/Editor: Luci/Ana)