Prabumulih, (Kemenag Sumsel) — Atmosfer pembelajaran mata pelajaran Ekonomi di kelas X MAN 1 Kota Prabumulih tampak riuh dan penuh antusiasme. Tidak hanya berkutat pada lembaran buku teks, para murid diajak menyelami praktik langsung pengelolaan keuangan pribadi bersama guru Ekonomi, Maryana, melalui program interaktif bertajuk “Ayo Nabung”.
Dalam kegiatan tersebut, Maryana melatih para murid untuk mengidentifikasi kebutuhan harian, membedakan keinginan, hingga menyusun skala prioritas pengeluaran dari uang saku yang mereka terima. Melalui pendekatan praktis ini, pembelajaran Ekonomi terasa lebih hidup, menyenangkan, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari remaja.
Kepala MAN 1 Kota Prabumulih, Nely Septiana, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inovasi pembelajaran yang dihadirkan oleh Maryana. Menurutnya, pemahaman mengenai literasi keuangan harus ditanamkan sejak dini agar para murid memiliki kemandirian dan sikap bijak dalam mengambil keputusan finansial.
“Pembelajaran di madrasah tidak boleh berhenti pada konsep teori semata. Melalui program ‘Ayo Nabung’, anak-anak kita tidak hanya paham apa itu skala prioritas, tetapi juga belajar disiplin, menghargai proses, serta membiasakan diri mengelola keuangan dengan bijak untuk masa depan mereka,” ujar Nely Septiana.
Selama sesi berlangsung, para murid diajak mencatat seluruh daftar rencana pengeluaran mingguan, mengelompokkannya ke dalam kategori penting dan mendesak, lalu menyisihkan porsi khusus uang saku ke dalam target tabungan kelas.
Lewat langkah nyata ini, MAN 1 Kota Prabumulih terus berkomitmen menghadirkan kegiatan belajar mengajar yang inovatif guna membentuk karakter generasi muda yang cerdas, mandiri, dan berwawasan luas. (Luci/Rndy)