MAN 1 KOTA PRABUMULIH Berita Bukan Sekadar Angka di Raport, MAN 1 Prabumulih Beri Kejutan Spesial untuk Para ‘Kutu Buku’ Terbaik!

Bukan Sekadar Angka di Raport, MAN 1 Prabumulih Beri Kejutan Spesial untuk Para ‘Kutu Buku’ Terbaik!

Prabumulih, (Kemenag Sumsel) – Suasana pembagian raport semester genap tahun ajaran 2025/2026 di MAN 1 Kota Prabumulih pada Kamis (18/6/2026) kemarin terasa berbeda dari biasanya. Di tengah ketegangan dan rasa penasaran siswa mengintip hasil belajar mereka, pihak perpustakaan sekolah justru menghadirkan sebuah momen hangat yang penuh haru dan apresiasi.

Bukan hanya mereka yang meraih juara kelas yang dipanggil ke depan, tetapi juga para Pemustaka Terajin—mereka yang menjadikan perpustakaan sebagai rumah kedua untuk menyelami dunia lewat untaian kata.

Apresiasi khusus ini diberikan langsung sebagai wujud nyata madrasah dalam menyalakan api literasi di kalangan generasi muda. Di tengah gempuran konten digital yang serba cepat, para siswa ini membuktikan bahwa pesona lembaran buku tetap punya tempat istimewa di hati mereka.

Kepala MAN 1 Kota Prabumulih, Nely Septiana, mengungkapkan bahwa penghargaan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk pengakuan atas konsistensi dan rasa ingin tahu siswa yang tinggi.

“Kita ingin mengubah stigma bahwa perpustakaan itu tempat yang membosankan atau hanya dikunjungi saat dihukum. Penghargaan ini adalah cara kami memvalidasi perjuangan anak-anak yang memilih bertumbuh lewat membaca. Literasi adalah kunci masa depan mereka,” ujar Nely dengan penuh rasa bangga.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Perpustakaan MAN 1 Prabumulih, Luciawati, menambahkan bahwa suasana kompetisi yang sehat dalam hal kebaikan seperti ini sangat diperlukan untuk memantik minat siswa lainnya.

“Melihat mereka datang hampir setiap hari, membolak-balik halaman buku dengan antusias, itu adalah kebahagiaan terbesar kami sebagai pengelola perpustakaan. Kami berharap momentum pembagian raport ini bisa menjadi pemantik bagi siswa lain. Bahwa prestasi tidak hanya diukir di dalam ruang kelas, tapi juga dari seberapa luas cakrawala yang kita buka di perpustakaan,” tutur Luciawati hangat.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa MAN 1 Kota Prabumulih tidak hanya fokus pada nilai-nilai akademis di atas kertas, tetapi juga peduli pada pembentukan karakter dan budaya literasi yang humanis serta berkelanjutan bagi para siswanya. (Luci/Ana)

6 Likes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.