Prabumulih, (Kemenag Sumsel) – Mengisi bulan suci dengan kegiatan yang sarat makna, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Prabumulih menggelar agenda tahunan Gebyar Ramadan: Pesantren Kilat (Sanlat) 1447 H. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 9 hingga 10 Maret 2026, ini menjadi momentum penting bagi para siswa untuk memperdalam ilmu agama di tengah kekhusyukan bulan puasa. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 1 Kota Prabumulih, Nely Septiana. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa Sanlat bukan sekadar kegiatan pelengkap, melainkan fondasi penting dalam pembentukan karakter siswa. “Pembukaan Sanlat ini adalah langkah awal kita untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual. Saya berharap seluruh siswa dapat menyerap setiap materi dengan hati yang terbuka,” ujar Nely Septiana saat membuka kegiatan. Ketua Pelaksana Kegiatan, Ibu Syarifah Irmayani, menjelaskan bahwa selama dua hari pelaksanaan, para siswa dibekali dengan kurikulum intensif yang mencakup aspek akidah, ibadah, dan etika. “Kami menyusun materi yang sangat krusial bagi kehidupan sehari-hari siswa. Fokus kita adalah memastikan mereka memahami landasan cinta kepada Sang Pencipta serta tata cara ibadah yang benar menurut syariat,” ungkap Syarifah Irmayani. Adapun empat pilar materi utama yang disampaikan dalam Gebyar Ramadan kali ini meliputi: Cinta kepada Allah dan Rasul: Para siswa diajak memahami pengertian cinta yang hakiki, cara-cara mencapainya, serta mengenali tanda-tanda seseorang yang benar-benar mencintai Allah dan Rasul-Nya. Fiqih Puasa Ramadan: Penjelasan mendalam mengenai perintah dan dalil kewajiban puasa, konsekuensi hukum bagi yang meninggalkan puasa, hingga rincian syarat sah dan rukun puasa agar ibadah mereka diterima. Adab Menuntut Ilmu: Mengingat status mereka sebagai pelajar, materi ini menekankan pentingnya etika dan tata krama dalam mencari ilmu agar keberkahan ilmu dapat diraih. Fiqih Salat: Pembahasan komprehensif mengenai urgensi salat sebagai tiang agama, yang diawali dengan fiqih thoharoh (bersuci), serta praktik syarat dan rukun salat yang baik dan benar sesuai tuntunan. Ratusan siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi diskusi yang dipandu oleh para guru serta pemateri kompeten. Melalui kegiatan ini, MAN 1 Kota Prabumulih berharap para peserta didik dapat menjalankan sisa bulan Ramadan dengan kualitas ibadah yang lebih baik dan pemahaman agama yang lebih matang.
Related Posts
- Senin Produktif! MAN 1 Kota Prabumulih Sukses Gelar Wawancara PMBM bagi 98 Calon Siswa
- Tembus PTN Favorit! Puluhan Siswa MAN 1 Kota Prabumulih Ukir Prestasi di SNBP 2026
- Wujudkan Sekolah Ramah Lingkungan, Seluruh Satuan Pendidikan di Sumsel Ikuti Sosialisasi Program Adiwiyata
- Era Digital! MAN 1 Prabumulih Gaspol UM 2026 Pakai Aplikasi SAMANPRA
- Siapkan Generasi Islami Terjun ke Masyarakat, MAN 1 Kota Prabumulih Gelar Lomba Dakwah dan Tahfiz
- Hangatnya Kebersamaan Keluarga Besar Kemenag Prabumulih pada Acara Buka Bersama di MAN 1 Kota Prabumulih