Prabumulih, (Kemenag Sumsel) – Guna meningkatkan transparansi dan tata kelola birokrasi di lingkungan pendidikan, seluruh ASN yang terdiri dari guru dan pegawai PNS maupun PPPK MAN Prabumulih mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengisian Modul Conflict of Interest (COI) secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (1/9/2026).
Berpusat di Ruang Guru MAN Prabumulih, kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini diikuti secara khidmat oleh para peserta. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai urgensi pemetaan serta pencegahan potensi benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai pelayan publik di bidang pendidikan.
Kepala MAN Prabumulih, Nely Septiana, menegaskan pentingnya pemahaman modul ini bagi seluruh jajarannya. Menurutnya, pengisian modul COI bukan sekadar formalitas administratif, melainkan langkah krusial untuk menjaga integritas lembaga.
“Seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK di MAN Prabumulih, wajib memahami dan mengisi modul Conflict of Interest ini dengan jujur dan akuntabel. Ini adalah komitmen bersama kita untuk mewujudkan lingkungan kerja yang bersih, profesional, serta terbebas dari potensi benturan kepentingan,” ujar Nely di sela-sela kegiatan.
Melalui sosialisasi Daring ini, para peserta mendapatkan panduan teknis mengenai alur pengisian modul serta kriteria apa saja yang tergolong dalam benturan kepentingan. Seluruh guru dan staf yang hadir tampak antusias menyimak materi dan langsung melakukan pengisian modul sesuai dengan petunjuk yang diarahkan oleh narasumber pusat.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, MAN Prabumulih terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung tata kelola zona integritas serta meningkatkan profesionalisme para tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan kementerian. (Luci/Rndy)